Pilu

Ku bicara
Ku bercerita
Ku meluapkan segala prahara
Ku ulangi, lagi, dan lagi
Berharap ini akan terbiasa 
Lalu melunak dengan sendirinya
Ternyata sulit ya

Ada dinding yang sulit kutembus dengan terbuka
Ada dinding yang rasanya masih saja terasa hampa
Ternyata ku masih harus saja terbiasa memaklumi, memahami, dan lagi lagi ku pendam sendiri
Sampai kapan?

Bukankah memang harus membiasakan untuk bercerita dan berdiskusi apapun?
Penting, tidak penting

Pilu rasanya
Setiap menghadapi rasa yang sama sekali aku tidak suka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW "101 URBAN THAMRIN HOTEL"

2020 feels like...

BLUE