Postingan

TRIP TO JOGJA WITH INFANT (PERSIAPAN)

Gambar
Assalamualaikum, Kali ini gue akan coba sharing sharing ke keliaan para ibu ibu bapak bapak semua yang ada disini #bacanya sambilnyanyilagunyaInulDaratistaGituYa tentang "Trip to Jogja with Infant". Yuk baca dengan seksama :) Sebenarnya pengen banget gitu buat vlog kayanya asik. Tapi gue kaya udah ribet sendiri mikirin edit ini dan itunya ditambah kayanya muka ga mendukung banget buat ada di video wkwkwk jadi yaudahlah ya sharing pengalaman di blogger saja. Jadi berawal dari kehaluan gue ngomong sama suami "yah ultah Dylan jalan jalan yuk ke Malang kayanya asik nanti blablablablabla" dan suamik mengiyakan dong. Alhamdulillah proposal di ACC. Yaudah akhirnya kita nabung sedikit demi sedikit. H-40an kita belok setir jadinya ke Jogja dikarenakan tiket pesawatnya mehooong, waktu itu searching 2 bulan sebelumnya kisaran 700 lebih per orang ya kalau dikali 2 1,5an. Khaaan lumayaaaan buibuu. Ya namanya juga pengen jalan jalan tapi dana terbatas alias backpack...

Letter to Ibu

Ibu, gimana? Ibu bahagiakah? Ibu, sudah hampir satu tahun. Ga berasa ya hehe. Ibu, makasih banget sudah mengajarkan arti penyesalan yang luar biasa. Rasa itu masih sama Bu, sama di hari ibu pergi menghadap-Nya dipertanyakan pertanggung jawaban ibu sebagai orang tua terhadap anak anaknya. Kami baru sadar bahagiakan orang tua tidak harus menunggu kaya, tidak harus mengumpulkan uang dulu, tidak harus sukses dulu, tidak harus nunggu ini dan itu. Di saat itu, ketika ibu bilang "nu, ibu pegel pijitin nu sebentar" "iya Bu". Sesederhana itu. 1 tahun sebelum ibu pergi, kok ngerasa hidup gini gini aja. Bukan, bukan menyalahkan ibu. Maksudnya anak ibu ini yang hidupnya terlalu flat hehe. Kerja di tempat yang sama dengan posisi yang sama, pergi kerja pulang kerja, Sabtu Minggu pulang ke rumah, Senin subuh balik lagi. Ya gitu2 aja plusnya karena sudah ada yang nemenin setiap saat (re: menantu ibu hihi). Tapi, setelah ibu pergi 1 tahun rasanya luar biasa Bu, rasa rasa na...

Persiapan Nikah

Gambar
Hi everybody Jadi hari ini gue akan coba share pengalaman yang luar binasah saat mempersiapkan PERNIKAHAN. Semoga ceritanya berfaedah ya. Check this out! 16 Desember 2017 itu hari yang membuat semua perasaan gundah gulana, pusing, mumet, pala senat-senut tiap hari, pengen nangis terus semuanyaaaaaa jadi petjah! Kenapa? karena ini puncaknya. Hari dimana gue sudah berubah status dari Jomblo akut menjadi istri orang. AYEAY! Bahagia ga nikah? Bahagia banget!!! Sebelum dan setelah acara pernikahan itu, lada beberapa orang yang bertanya tentang berbagai hal persiapan nikah, macem gini nih: 1. Pake WO ga? 2. MUA nya siapa? 3. Berapa juta abisnya? 4. Pake acara adat? 5. Catering pake siapa? 6. Fotografer? 7. Lo ada seragamnya gitu ga sih buat keluarga dan temen-temen? 8. Temanya apa? warna apa? 9. Maharnya beli dimana? 10. ini .... itu.... ini...itu.... (Lupaaaaa) ALRIGHT, jadi dari beberapa pertanyaan itu, gue akan jawab dalam sebuah rangkuman (anak SD kaleeee ngerangkum-n...

Hilang

"Apa yang membuatmu takut?"                                                                "Takut kehilangan ibu" Saat itu, masih kecil, sesekali mimpi Ibu meninggal. "Alhamdulillah" ujarku. Lho kenapa? Karena kata orang, jika memimpikan orang yang meninggal maka orang itu akan berumur panjang. "Semoga" bisikku dalam hati. 25 April 2018. For the first time, Ibu di rawat di rumah sakit. Sedih... Kenapa? Ibu sakit. Sakit diabetes. 24 April 2018. Saat itu, di kantor. Ponsel berbunyi. "Nunu lagi dimana?" "Kantor Bu. Kenapa?" "Ibu lagi di Serang" "Ngapain????" "Di USG. Perut ibu ga enak. Berasa ada yang ganjel terus" "USG dimananya? Sama siapa?" "Di biomed. Sendiri aja" "Lah kenapa sendiri? Minta temenin oki" "Jangan. Kasian. Soalnya ujan nanti ribet. Kan Oki naik motor" "Yaudah.. Hasilnya apa?.............

Ku Rindu

Dimana? Ku pernah datang, ku bilang "datanglah nanti" Saat itu, sakit sekali rasanya. Ku butuh. Ku lihat setiap sudut Dimana? Ku tak lihat. Kau tak datang Curang! Kata orang, kapanpun kau rindu, kau datang. Kau lihat kami sesuka hati. Kami rindu tapi kami tak bisa lihat. Ku rindu Rindu dikala sepi, kau ada Dikala jatuh, kau ada Kita berbeda ya sekarang? Tak apa Datang ya, malam ini saja. Ku rindu

SALAH

Ketika keluh menjadi tameng Tak ada yang dirasa selain amarah Marah dengan diri sendiri Dulu, apapun yang tidak enak menjadi biasa Apapun yang sulit menjadi hasil yang luar biasa Sekarang tidak! Orang bilang ini kesempatan bagus untuk berkembang Aku bilang iya saat di awal. Tapi tidak tuh! Tidaklah! Memang aku dapat apa? Tak ada! Siapa yang salah? Akulah! Siapa suruh tidak bisa menyesuaikan? Dalih ingin pintar malah terlihat bodoh Berpendapat saja peluh lidah rasanya Jadi apa? Aku yang akan tetap salah! Tak akan bisa! Jangan memaksa! Cari saja haluan yang beda Udah itu saja!

Review Jalur Transjakarta Rute Kuningan - Grogol

Hola! Asik udah hari Kamis, 1 hari lagi gajiuuuun^^ Jadi udah sebulanan ini gue tinggal di Grogol sama suami dan selalu naik TJ (re: Transjakarta) untuk pergi dan pulang kantor. Rutenya: Grogol - Harmoni - Karet, lanjut lagi naik TJ Feeder arah Tebet turun di Mall Ambassador nyebrang dikit sampe deh di kantor TERCINTA :p. Pulang pun rutenya sama, yang membedakan cuma ongkos yang lebih mahal dan waktu yang lebih lama.  Normalnya waktu pulang itu cuma 1 jam-an udah sampe halte Grogol. Tapiiiiiiiii keseringannya.........Ya Allah mau bilang aja bikin syesyak di dadah (Lebay bgt lu) Ga normalnya itu bisa 1-2 jam only Harmoni - Grogol :( dan kebanyakan ga normal sih. Sadisss! Selain boros waktu, boros tenaga, boros juga muka karena keseringan cemberut di TJ (Yaiyalah secara berdiri terus dan HP sering lowbat). Btw ngeluh mulu yak ...